VISI DAN MISI

VISI :

UMAT ALLAH PAROKI ST. MARIA TAK BERNODA BERCITA-CITA MEWUJUDKAN DIRI SEBAGAI MURID-MURID KRISTUS, YG DALAM TERANG ROH KUDUS, BERIMAN TANGGUH DAN MENDALAM, MANDIRI, MISIONER, MENJADI GARAM DAN TERANG, DITENGAH DAN BERSAMA MASYARAKAT, MEMBANGUN TATA KEHIDUPAN YANG DIJIWAI NILAI-NILAI KERAJAAN ALLAH

MISI :
  1. Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda menanam dan menghidupkan kembali Dasar-dasar katolisitas
  2. Umat Paroki St. MariaTak Bernoda memperjuangkan keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan.
  3. Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda menumbuhkan semangat missioner.
  4. Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda merevitalisasi seksi-seksi pelayanan Pastoral.
  5. Membangun kemandirian Paroki

Kamis, 15 Desember 2011

Pembekalan Seksi Keluarga Dekenat II

Drs. H. Wardaya ( Ketua DPP St. Maria Tak Bernoda Gumawang dan Rm Tejo Antara SCJ

Bertempat di Balai Paroki St. Maria Tak Bernoda Gumawang, beberapa paroki di Dekenat II mengirim Pasutri seksi Pendampingan Hidup berkeluarga untuk mengikuti pembekalan bagi seksi pendampingan hidup berkeluarga yang diadakan pada tanggl 9 s.d 11 Desember 2011.
Pembekalan diberikan oleh Team dari Komisi Keluarga Keuskupan Agung Palembang yang dipimpin oleh Rm Tedjo Antara SCJ. Dalam pembelakan itu Rm Tejo SCJ mengajak para Seksi Hidup Berkeluarga Paroki yang ada di Dekenat II untuk melihat dan menggumuli tentang spiritualitas, Dasar -dasar hidup berkeluarga dan pentingnya kunjungan keluarga. lebih jauh rm Tejo mengatakan bahwa dalam keluargalah tumbuh dan berkembangnya iman diawali
Sebagian Peserta Pembekalan

Jumat, 09 Desember 2011

Peletakan Batu Pertama RS Panti Bhaktingsih Belitang

dr. Yanto Taslim Direktur RS PB Charitas Belitang 

Pimpinan Konggregasi Charitas Rousshendall Belanda

Mewujudkan era baru Rumah Sakit Panti Bhaktiningsih Belitang dan Menjadi Rumah Sakit Terbaik di OKU Timur pada tahun 2020, demikian antara lain spanduk dan banner yang tertulis disekitar lokasi diadakannya peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Panti Bhaktiningsih Belitang pada hari senin 5 Desember 2011.
Peletakan batu pertama RS PB Charitas Belitang dihadiri juga oleh Pimpinan Konggregasi Suster Charitas dari Rousshendall Belanda. Hal ini menunjukkan perhatiannya yang besar kepada karya suster-suster Charitas di Indonesia. Hadir juga dalam peletakan batu pertama ini adalah Pimpinan umum Suster Charitas Indonesia yaitu Sr. M. Melani FCh, Sr. Marietta FCh.
Uapacara peletakan batu pertama diawali dengan ibadat yang dipimpin oleh Rm Nico SCJ dan dihadiri oleh seluruh karyawan rumah sakit aparat pemerinytah setempat dan segenap undangan lainnya.

Selasa, 02 Agustus 2011

REKOLEKSI PASUTRI ANGGOTA KAR



Sekitar 75 pasangan suami istri ( Pasutri ) anggota KAR wilayah timur mengikuti kegiatan rekoleksi yabg diselenggarakan oleh Komisi Keluarga DPP santa Martia Tak bernoda gumawang. Rekoleksi diadakan di Gereja St. Petrus Nusa Tunggal dan dilaksanakan 2 gelombang, gelombang pertama 30 juli 2011, disusul gelombang kedua 31 juli 2011. dari pukul 9.30 dan berakhir sekitar pukul 18.30.

Tema rekoleksi adalah “ Menyiangi Gandum “ Team memilih tema ini adalah karena rekoleksi ini adalah merupakan kelanjutan dari rekleksi yang pernah mereka ikuti beberapa tahun yang lalu.

Rekoleksi ini bersifat mandiri baik dari team maupun penyelenggaraan. Dari Team pembimbing adalah :
  1. Rm. Suharjono SCJ
  2. Para Suster Charitas Belitng ( Sr. Vincenty FCh, Sr. Yustina FCh, Sr. Imaculata FCh )
  3. Bp. P. Hartanto
  4. Pasangan Bp. H. Wardoyo
  5. Pasangan Bp. St. Ariyanto
  6. Pasangan Bp. Ngadimin

Dan dibantu beberapa animator dan beberapa pasangan keluarga dari seksi keluarga antara lain pasangan Bp. Sumandar, pasangan  Bp. Misdi, Ibu Elsa.

Suasana begitu indah ketika acara pembagian bunga dari romo kepada para suami dan diteruskan kepada istri mereka sambil dicium keningnya oleh suami mereka, susana menjadi semakin sendu ketika mereka memasuki acara  pembasuhan kaki oleh romo Jono SCJ, dan diteruskan saling membasuh kaki antar pasangan mereka. Tidak sedikit dari antara mereka yang menangis terharu, bahkan ada yang sampai histeris. Setelah pembasuhan kaki suasana menjadu ceria mereka saling berangkulan, sambil menyanyian lagu-lagu cinta yang dituntun oleh para animator dan baking vokal.

Kesan dari para peserta yang berhasil dihinpun adalah bahawa mereka merasa puas dengan acara ini, karena mengingatkan mereka akan janji pernikahan yang pernah mereka ucapkan. Sehingga membuat mereka semakin saling menyayanyi sehingga menjadi pasangan yang utuh untuk selama-lamanya. Bahkan ada yang merasa bahwa selama ini mereka merasa egois, tidak memperhatikan pasangan dsb. Namun dengan rekoleksi ini mereka saling menayadari. Kata kunci kebahagiaan mereka adalah ” Saling memaafkan ”. ( B.andang )

Sabtu, 02 Juli 2011

PORSENI OMK DEKENAT II tAHUN2011

Pemukulan Gong oleh Bpk. Bupati OKU Timur 


 Bupati  OKU Timur meninjau Stand Pameran OMK

Porseni Orang Muda Katolik ( OMK ) Dekenat II yang terdiri dari 7 paroki yaitu: Paroki Gumawang, Paroki Bangunsari, Paroki Tegalsari, Paroki Batu Putih, Paroki Baturaja dan paroki Tugumulyo OKI, diadakan di Lapangan Paroki St.MariTak Bernoda Gumawang tanggal, 30 Juni s.d 3 Juli 2011 diikuti oleh sekitar 800 orang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Bupati OKU Timur Bpk. H. Herman Deru, SH.MM.
Dalam kata sambutannya Bapak Bupati menyampaikan pesan yang sangat berguna bagi generasi muda Katolik diantaranya adalah :
Jadilah orang muda yang mandiri, dan mampu memberi contoh yang baik dimasyarakat.
Beliau mengingatkan bahwa kta punya potensi yang sangat baik dibidang pertanian. Maka jangan malu menjadi petani kata beliau. Lebih lanjut bapak Bupati menyampaikan bahwa sering profesi petani dianggap sebagai profesi terakhir, mental inilah yang harus dirubah.

Pada kesempatan ini Bapak Bupati juga menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan-kegiatan yang positif semacam ini, juga akan mampu mengurangi kegiatan negatif yang dilakukan oleh kaum muda dan menjadi kegiatan yang positif. Porseni menjadi ajang bagi kaum muda untuk melatih bakat dan mengembangkan minat.
Pembukaan Porseni OMK Dekenat II Tahun 2011 ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bapak Bupati OKU Timur didampingi Bapak Kapolres OKU Timur dan Romo Vikjen Keusukupan Agung Palembang Rm. Felix Astono Atmojo, SCJ.

Setelah pembukaan Porseni  dilakukan oleh Bapak Bupati OKU Timur, acara selanjutnya adalah MISA KUDUS dipimpin oleh Vikjen .Rm. Felix Astono Atmojo SCJ dan para konselebran antara lain : Romo Kepemudaan yaitu Rm. Sukoto,SCJ. Rm Revo MSC, Romo Suryadi, Romo Suharjono.
Misa Pembukaan Porseni ini terasa lebih agung dan khidmat karena diringi dengan musik gamelan. Ternyata OMK mampu menunjukkan sikap penghargaannya terhadap budaya tradisional kusunya Jawa yang merupakan mayoritas umat Katolik di Wilayah ini.
Cabang-cabang perlombaan dan pertandingan antara lain :
  1. Lomba Koor
  2. Lomba Lector
  3. Lomba Pemazmur
  4. Pertandingan Futsal’
  5. Pertandingan Bola Voly
  6. Pertandingan Tenis Meja
  7. Pertandingan Bulu tangkis
Acara sempat agak terganggu dengan adanya Hujan yang cukup lebat pada malam hari sehingga semua peserta harus meninggalkan tenda dan tidur di Balai Paroki. Namun demikian tidak mengurangi semangat seluruh panitia dan peserta serta sponsor dari ptoduk minuman Hydro untuk melanjutkan acara. Kehadiran YDC ( Youth Dehonian Club ) dari Palembang Sangat membantu menggairahkan para OMK peserta Porseni dengan lagu-lagu yang riang dan gembira.

Rabu, 23 Maret 2011

Romo Th. Bhakti SCJ Telah Tiada

SCJ kehilangan lagi satu orang imam, yaitu Romo Th. Bhakti Dwi Prabowo SCJ. Setelah menderita sakit sekia lama ,romo yang punya hobi memasak ini ahirnya dipaggil Tuhan , Rabu  23 Maret 2011 pukul 3.00, setelah sempat mendapat sakramen Minyak Suci, dari romo Ryanto SCJ.

Misa Requiem dipimpin oleh Mgr. Alloysius Sudarso SCJ, di Gereja Hati Kudus Pkl 17.00

Romo Bhakti lama bertugas di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Gumawang, umat sangat terkenang dengan beliau, yang memiliki sentilan dan banyolan yang sangat khas, namun sentilan dan banyolannya justru membuat tergugahnya umat di Paroki Gumawang dalam hidup menggereja.

Salah satu peninggalan pembangunan romo Bhakti semasa tugas di Paroki Gumawang adalah " Rumah Inap" yang ada dikomplek pastoran gumawang yang kemudian rumah ini sangat bermanfaat sekali bagi kegiatan-kegiatan di Paroki, Retret, KPHB,Mudika, maupun kursus-kursus lainnya. dimana Umat/ peserta bisa istirahat/ menginap dengan nyaman di rumah ini.

Menurut rencana Jenazah romo Bhakti akan dimakamkan di Pring Sewu Lampung.

" Selamat Jalan Romo Bhakti, Semoga Bersatu dengan para Kudus di Surga"

Kamis, 10 Maret 2011

Serah Terima Jabatan Romo Paroki

Romo Endro Karyanto,SCJ menandatangai dokumen serah terima jabatan disaksikan Mgr.Alloysius Sudarso SCJ


Romo Felix Astono Atmojo SCJ


Ketua DPP, Drs. H. Wardoyo S
Memberikan sambutan serah terima jabatan Romo Paroki St, Maria Tak Bernoda Gumawang

Hari Minggu, 5 Maret 2011 Misa di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Gumawang berlangsung meriah dan khidmat. Perayaan Ekarisiti kali ini dihadiri oleh tidak kurang dari 600 umat dinataranya adalah anggota DPP yang terdiri dari Dewan haran, Dewan Inti dan Dewan Pleno. Bapa Ukup Mgr. Alloysius Sudarso,SCJ Usukup Agung Palembang berkenan memimpin perayaan Ekaristi. Kehadiran Bapa Uskup kali ini adalah dalam rangka serah terima jabatan Pastor Paroki St. Maria Tak  Bernoda dari Romo Felix Astono Atmojo, SCJ dengan Romo Endro Karyanto, SCJ.
Romo Endro Karyanto, SCJ sebelumnya bertugas di Paroki St Stepanus Cilandak. Sedangkan Rom Astono untuk selanjutnya akan bertugas menjadi Vikjen Keuskupan Agung Palembang. Romo Astono bertugas di Paroki St. Maria Tak Bernoda selama 4 tahun sebeumnya adalah menggantikan pastor Yosep Korswky SCJ.
Kehadiran Bapa Uskup juga sempat bertemu dengan Pengurus inti DPP.
Beberapa point yang disampaikan oleh Bapa Uskup pada kesemapatan ini adalah :
  1. Gereja adalah merupakan suatu ’ gerakan” bersama . maka mesti membutuhkan partisipasi umat, dan tugas DPP adalah membuat bagaimana umat bisa berpartisipasi dalam kehidupan menggereja.
  2. Gereja Katolik di Indonesia bukan lagi menjadi ” Gereja Misi”, tetapi gereja yang mandiri, srtinya bahwa setiap paroki mampu menghidupu parokinya, bahkan memberi kepada keuskupan.
  3. Imam bisa tumbuh berkembang adalah karena umat. Termasuk menghantar romo Astono menjadi Vikjen adalah karena umat.

Dalam kesempatan itu romo Endro memperkenalkan diri dengan para umat di paroki ini. Sebagai romo Paroki baru. Romo Endro bertekad untuk terus melanjutkan dan mengembangkan paroki, yang telah diberikan oleh romo Astono, dengan visi - misi dan progran-program DPP paroki St.Maria Tak Bernoda Gumawang.

Selamat datang romo Endro dan selamat bertugas romo Astono. Semoga Tuhan selalu mendampingi.