Dimohon kehadiran:
1. Pengurus DPP
2. Koodinator Seksi
3. Ketua Stasi se Paroki
4. Ketua Wilayah
5. Ketua Lingkungan se Paroki
Pada rapat Dewan Inti yang akan diadakan pada :
Hari : Sabtu s.d. Minggu
Pkl : dimulai pkl 15.00
Tempat : Pendopo Pastoran
Atas kehadirannya diucapkan terimakasih.
Hormat kami
Pengurus DPP, St. Maria Tak Bernoda
Jl. RS Charitas No 2 Belitang OKU Timur Telp.0735 450075. Email : paroki.santamaria@yahoo.co.id
VISI DAN MISI
VISI :
UMAT ALLAH PAROKI ST. MARIA TAK BERNODA BERCITA-CITA MEWUJUDKAN DIRI SEBAGAI MURID-MURID KRISTUS, YG DALAM TERANG ROH KUDUS, BERIMAN TANGGUH DAN MENDALAM, MANDIRI, MISIONER, MENJADI GARAM DAN TERANG, DITENGAH DAN BERSAMA MASYARAKAT, MEMBANGUN TATA KEHIDUPAN YANG DIJIWAI NILAI-NILAI KERAJAAN ALLAH
MISI :- Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda menanam dan menghidupkan kembali Dasar-dasar katolisitas
- Umat Paroki St. MariaTak Bernoda memperjuangkan keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan.
- Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda menumbuhkan semangat missioner.
- Umat Paroki St. Maria Tak Bernoda merevitalisasi seksi-seksi pelayanan Pastoral.
- Membangun kemandirian Paroki
Rabu, 25 Juli 2012
Sabtu, 09 Juni 2012
Komuni Pertama
Bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Minggu 10 Juni 2012 di Gereja Santa Maria Tak Bernoda Belitang, diadakan penerimaan Komuni Pertama bagi 30 putra dan putri. Ekaristi penerimaan Komuni pertama dipimpin oleh Romo S. Endrokaryanto SCJ.
Dalam homilinya pastor Endro SCJ menyampaikan bahwa anak-anak yang telah menerima komuni untuk pertama kali, berarti telah menerima Yesus sebagai juru selamat. maka siap juga untuk ikut ambil bagian dalam karya keselamatan. lebih jauh romo Endro sebagai romo paroki juga berpesan agar anak-anak menjadi semakin rajin ke gerja dan ikut kegiatan Misdinar.
Perayaan ekaristi dimerihakan oleh paduan suara dari lingkungan Vincentius, setelah perayaan ekarisiti dilanjutkan dengan ramah tamah yang dilaksanakan di Balai Paroki.
Kesan yang dapat ditangkap dari ekspresi anak-anak penerima komuni pertama adalah kegembiraan dan keceriaan mereka.
Penerimaan komuni pertama bukan hanya di gereja Santa Maria Tak Bernoda, tetapi juga di laksanakan di Gereja St. Petrus Nusa Tunggal untuk wilayah timur.
Selasa, 01 Mei 2012
Bulan Maria
Mengapa Bulan Mei disebut Bulan Maria
Praktek
mendedikasikan bulan Mei kepada Bunda kita dipopulerkan oleh ensiklik rosario
yang dikeluarkan oleh Paus Leo XII awal 1883 dan diakhiri tahun 1889, dimana Paus
menulis 12 ensiklik tentang rosario dan 5 surat apostolik tentang rosario.
Berikut ini keterangan dari Catholic Encyclopedia mengenai asal usul Bulan Mei
sebagai bulan Maria :
“Awalnya
dimulai dari seoarang Imam Yesuit di Roma, Romo Latomia dari college Serikat
Yesuit di Roma, dimana ia bersumpah pada akhir abad 18 untuk menjadikan bulan
mei sebagai [bulan] devosi kepada Bunda Maria untuk menetralkan imoralitas dan
rasa kurang percaya terhadap agama [baca : Gereja Katolik] yang dilakukan oleh
para muridnya. Pratek tersebut kemudian menyebar ke college Yesuit lainnya dan
hampir ke setiap Gereja Katolik ritus Latin. Inilah awal mula Mei dijadikan
devosi kepada Bunda Maria.” (Catholic Encyclopedia, “Special Devotions for
Months”)
Namun
ada juga yang beranggapan bahwa bulan Mei merupakan awal musim dimana terjadi
kehidupan baru dan kesuburan (hal ini terjadi dalam budaya barat klasik). Ada juga tradisi kuno yang
menghubungkan bulan Mei yang menandai kehidupan baru dengan bulan keibuan
(motherhood). Hubungan inilah yang kemudian membuat orang kristen mengadopsi
bulan Mei sebagai bulan Maria khususnya sebagai bulan Bunda Allah.
Minggu, 01 April 2012
KEBIJAKAN PAROKI
Kebijakan Paroki Santa Maria Tak Bernoda Gumawang.
Tahun 2012
- Liturgy :
· Tempat
o Tempat /Gereja : Seiap tempat ibadah harus ada penanggungjawab kebersihan dan persiapan
o Peralatan Misa : semua tmpat misa harus memiliki perlengkapan misa. ( Buku, pakaian dan peralatan )
o Semua Stasi punya buku nyanyian ( madah bakti, kidung adi, TPE )
o Jadwal pelayanan misa : mengikuti jadwal yang disusun dari romo. Prodiakon diaktifkan.
o Semua tempat misa setiap minggu ada misa/ibadat
o Setiap stasi atau lingkungan mempunyai nama pelindung dan merayakan pestanya ( contoh :. Stasi St.Robertus Harjomulyo. )
o Lingkungan menyediakan buku-buku untuk prodiakon.
o Sabtu dan minggu tidak melayani permintaan misa di luar kapel atau gereja
o Penggunaaan nyanyian liturgi baru : Buku” Puji Syukur”, pengadaan: segera. Target mulai digunakan Juni 2012. Penanggungjawab : sie Liturgi, supervisor Rm. Endro Scj
· Karyawan/ koster: kantor dan tenaga: sumber daya manusia mencukupi. Kantor sekretariat Paroki ada di depan
· Rapat stasi dan Rayon: jadwal rutin dihadiri romo dan / atau DPP
· Gerah dan laporan keuangan: dikumpulkan paling lambat tgl 10 bulan berikutnya
· Tagihan dana KAR ke stasi-stasi
· Stipendium dan iura stolae : Kesadaran umat untuk memberi stipendium/ iura stolae
· Kolekte : Setipa misa ada kolekte.
· Pernikahan: ada surat edaran
· Tenaga Koster diserahkan kepada stasi.
· Penambahan seksi baru : Seksi Putra-putri Altar, seksi ini dibawah naungan bidang liturgia. Penanggung jawab pembentukan seksi ini adalah rm. Endro SCJ.
Selasa, 06 Maret 2012
Romo " Eyang" Telah Tiada
Setelah menderita sakit beberapa waktu, akhirnya pada hari Jumat, 2 Maret 2012 pkl 13.58 Rm. Harjo yang memiliki nama lengkap Fransiskus Xaverius Sawidi Hardjoatmodjo Pr, Dipanggil Tuhan di RS. Charitas Palembang diusia 72 th.
Romo Hardjo, demikian biasa dipanggil memang memiliki tempat tersendiri di hati umat katolik di Keuskupan Agung Palembang, romo yang kental dengan logat jawa timurnya ini adalah sosok romo yang sangat dekat dengan umat yang dilayaninya. Bahkan beliau juga sangat dekat dengan orang tua dari Bupati OKU timur, yaitu Bapak Hamzah semasa hidupnya. Kedekatan ini diteruskan oleh putra Bapak Hamzah yang juga Bupati OKU Timur yaitu Bapak. H. Herman Deru, SH.MM. Maka tidak heran jika diwaktu-waktu senggang atau di hari raya, romo Hardjo selalu berkunjung ke rumah Bapak Bupati OKU Timur di Sidomulyo Kecamatan Belitang. Ini membuktikan bahwa romo Hardjo dapat diterima diamasyarakat dan umat.
Perjalanan hidup dan panggilan romo Hardjo memang cukup panjang, beliau lahir tanggal 25 Desember 1940 di kandangan sidoarjo Jawa Timur, dipermandikan 7 Desember 1957 di Paroki Kelahiran St. Perawan Maria Surabaya.
Riwayat singkat Pendidikan beliau adalah :
SD
SGB (SMP ) 1956 s/d/ 1960
SGA 1965 s/d 1968
Perguruan Tinggi di IPI Malang 1979 s/d 1981.
Kursus Teologi dan Hukum Gereja 1981 s/d 1982.
Romo FX. S. Hardjoatmojo, Pr. Sebelum menjadi imam diosesan telah hidup membiara di Konggregasi Frater Bunda Hati Kudus ( BHK ) dengan nama Fr. M. Raphael BHK.
Beliau ditahbiskan menjadi Imam Diosesan tanggal 15 September 1982 di Katedral St. Maria Palembang oleh Mgr. H.J. Soudant SCJ.
Tugas sebagai imam dijalani sebagai berikut :
Pastor Paroki St. Paulus Muara Bungo ( september 1982 s/d September 1984 )
Pastor Paroki St. Maria Tugumulyo Mura ( September 1984 )
Pastor Paroki Sang Penebus Batu Putih dan membantu Paroki St. Petrus dan Paulus Baturaja ( 1984 s/d 1991 )
Pastor Paroki St. Maria Assumpta Mojosari Belitang ( 1991 s/d wafat 2 Maret 2012 ).
Semasa tugas di paroki St. Maria Assumpta Mojosari Beliau memelopori bedirinya Gua Maria Argopeni. Semasa hidupnya beliau juga terkenal sebagai imam pendoa yang sangat setia terutama adalah doa Koronka. Bahkan tidak sedikit umat yang terbantu dengan doa-doanya.
Beliau dimakamkan hari senin tanggal 5 Maret 2012 di Pemakaman Taman Getsemani Kongregasi Suster Fransikus Charitas Palembang.
Selamat jalan Romo Hardjo semoga bersatu dengan para Kudus di Surga.
( dari berbagai sumber dan informasi )
Rabu, 15 Februari 2012
Temu Akbar Putra-putri Altar
Bertempat di Gereja St. Elisabeth Margomulyo temu akbar putra-putri Altar se paroki St. Maria Tak bernoda Gumawang diikuti sekitar 300 anggota putra-putri Altar. kegiatan ini berlangsung dua hari 11 - 12 Pebruari 2012 denga cara live in yaitu para peserta tinggal di rmah-rumah umat.
Kegiatan diisi dengan :
Lomba Koor
Cerdas Cermat
Lomba Lektor
Lomba Mazmur
Peserta datang sekitar pkl 16.00 dan langsung di dibagi ke rumah-rumah umat. dan pada malam harinya dibuka oleh Romo Alb. Suryadi SCJ, serta dimeriahkan dengan penampilan atraksi-atraksi dari tiap-tiap stasi. Pagi harinya dilanjutkan dengan lomba-lomba.
Kesan yang diperoleh oleh para peserta adalah bahwa mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini.Terbukti bahwa mereka sangat setia mengikuti kegiatan ini walau sampai sore.
Umat stasi St. Elisabeth juga menyambut acara ini dengan sangat baik, dan panitia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik.
Kegiatan ditutup dengan Misa Kudus pada pkl 14.00 diikuti oleh seluruh peserta dan umat.
Kegiatan diisi dengan :
Lomba Koor
Cerdas Cermat
Lomba Lektor
Lomba Mazmur
Peserta datang sekitar pkl 16.00 dan langsung di dibagi ke rumah-rumah umat. dan pada malam harinya dibuka oleh Romo Alb. Suryadi SCJ, serta dimeriahkan dengan penampilan atraksi-atraksi dari tiap-tiap stasi. Pagi harinya dilanjutkan dengan lomba-lomba.
Kesan yang diperoleh oleh para peserta adalah bahwa mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini.Terbukti bahwa mereka sangat setia mengikuti kegiatan ini walau sampai sore.
Umat stasi St. Elisabeth juga menyambut acara ini dengan sangat baik, dan panitia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik.
Kegiatan ditutup dengan Misa Kudus pada pkl 14.00 diikuti oleh seluruh peserta dan umat.
Kamis, 19 Januari 2012
Natal Ekumene
Perayaan Natal Ekumene masyarakat OKU Timur berlangsung meriah dihadiri oleh ribuan umat Kristiani se-OKU Timur dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2012 bertempat di Balai Paroki Santa Maria Tak Bernoda Gumawang.
Perayaan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Bupati OKU Timur H. Herman Deru, SH.MM, serta para pejabat pemerintahan kabupaten OKU Timur.
Pesan Natal disampaikan oleh Pastor Andreas Eman SCJ. Dalam pesan Natal ekumene disampaikan bahwa umat Kristiani sebagai bagian dari masyarakat harus tetap menjaga persatuan, dan keimanan. lebih-leboh ditengah-tengah situasi dunia dewasa ini dimana nilai-nilai kemanusiaan, kasih dan persaudaraan seakan mulai luntur, namaun Harapan harus tetap ada.
Pada kesempatan itu Bapak Bupati juga menyampaikan bahwa, Masyarakat OKU Timur adalah miniatur Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan golongan, namun persatuan dan sikap saling menghormati sangat dijaga. dan tidak pernah ada perselisihan yang bersifat Sara. ini menunjukkan betapa masyarakat OKU timur sangat toleran dan bersaudara.
Perayaan Natal ekumene kali ini juga dimeriahkan oleh penampulan-penampilan dari berbagai gereja dan sekolah di OKU Timur.
Perayaan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Bupati OKU Timur H. Herman Deru, SH.MM, serta para pejabat pemerintahan kabupaten OKU Timur.
Pesan Natal disampaikan oleh Pastor Andreas Eman SCJ. Dalam pesan Natal ekumene disampaikan bahwa umat Kristiani sebagai bagian dari masyarakat harus tetap menjaga persatuan, dan keimanan. lebih-leboh ditengah-tengah situasi dunia dewasa ini dimana nilai-nilai kemanusiaan, kasih dan persaudaraan seakan mulai luntur, namaun Harapan harus tetap ada.
Pada kesempatan itu Bapak Bupati juga menyampaikan bahwa, Masyarakat OKU Timur adalah miniatur Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan golongan, namun persatuan dan sikap saling menghormati sangat dijaga. dan tidak pernah ada perselisihan yang bersifat Sara. ini menunjukkan betapa masyarakat OKU timur sangat toleran dan bersaudara.
Perayaan Natal ekumene kali ini juga dimeriahkan oleh penampulan-penampilan dari berbagai gereja dan sekolah di OKU Timur.
Langganan:
Postingan (Atom)



